UKM Al-Banna Peringati Hari Besar Islam di Masjid Baru Al-Banna

Suasana di Masjid baru Al-Banna Polinela yang sedang menggelar acara memperingati hari besar Islam, Jumat, 29 Juli 2022 | Perssukma.id/Doc. UKM Al-Banna

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Al-Banna Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memperingati hari besar Islam dengan mengadakan pengajian rutin tahunan. Jumat, 29 Juli 2022. Acara ini telah dilaksanakan secara offline di Masjid baru Al-Banna Polinela dengan jumlah peserta sekitar 90 orang. Acara ini merupakan acara tahunan, yang pertama kali dilaksanakan di Masjid baru Al-Banna. Tema pada acara kali ini, yaitu “Spirit Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444H Untuk Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan Kaum Muda di Era Globalisasi”.

Acara berlangsung dengan lancar, dimulai pada pukul 13.30 sampai dengan pukul 15.20 WIB. Acara ini terbuka untuk umum dan turut mengundang delegasi ormawa Polinela, anggota rohis dari beberapa SMA di Bandar Lampung dan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) dari beberapa kampus lain, serta dihadiri oleh alumni UKM Al-Banna dan wajib dihadiri oleh anggota aktif UKM Al-Banna.

Bacaan Lainnya

Tujuan diadakannya acara ini guna untuk menyebarkan syiar agama Islam, mengoreksi diri sendiri mengenai perkembagan diri kita sendiri selama ini. “Karena kewajiban kita harus bertanggung jawab tentang agama kita sendiri, lalu memperbaiki diri untuk kedepannya menjadi lebih baik, lalu untuk mengetahui keutamaan apa saja yang akan dilakukan untuk menyambut tahun baru Islam,” ujar Anom Suwito selaku Ketua Umum Al-Banna. Meski masih banyak peserta yang datang ke masjid lama Al-Banna, namun dapat diarahkan oleh alumni untuk menunjukan tempat kajian dilaksanakan. “Suasana di masjid baru ini sangat sejuk dan kemarin anginnya lumayan kencang, view masjid juga keren, jadi lebih nyaman dan lebih semangat,” tegas Anom.

Adanya kendala yang terdapat saat berlangsungnya acara yaitu, sangat sulit mencari participant, “suatu hal yang mengajak untuk kebaikan sangat sulit untuk diikuti, tetapi ketika berupa hiburan tidak diundang pun kadang sudah penuh duluan tempatnya,” lanjut Anom.

Tak hanya penyampaian kajian saja, pada acara ini ditutup dengan pembagian _doorprize_ . Untuk mendapatkan _doorprize_, peserta dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri.

Acara ini diisi oleh Slamet Raharjo, beliau adalah ustadz yang berasal dari Pringsewu. “Materi yang disampaikan berupa awal mula penetapan 1 Muharram sebagai tahun baru islam, menjelaskan tentang definisi hijrah dan perjalanan Rasul hijrah ke Madinah, serta mengajarkan kita untuk memilih tetap ditempat yang sama atau berhijrah untuk lebih berkembang,” ujar Camilla Ainaya Siregar selaku anggota UKM Al-Banna yang ikut menghadiri.

Peserta mengaku cukup paham dan mudah dimengerti dalam penyampaian materi. “Alhamdulillah mudah dipahami dan mudah diterima”, jelas Camilla. Meski adanya beberapa kendala acara, tetap dapat berlangsung dengan lancar. “Acara kemarin berjalan dengan baik dimana peringatan 1 Muharram hanya dijalankan oleh UKM Al-Banna, serta penyampaian materi yang sesuai dengan keadaan sekarang ini membuat kita menjadi lebih tau dan lebih semangat untuk tetap berada dijalan dakwah di era globalisasi,” lanjut Camilla. “Semoga acara 1 Muharram ini menjadi momentum terbaik bagi umat muslim khusus nya warga Polinela untuk dapat berbenah dan berproses menjadi lebih baik lagi,” sambung Camilla. (*)

Penulis : Alfina Fadilah Yusriyana, Jevi Adriansyah
Penyunting : Shindy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 2 =