Peringati World Clean up Day, PolinelaGelar Jumat Bersih 

Kegiatan Jumat Bersih (Kerja Bakti) di Halaman Kampus Polinela, Jumat, 23 September 2022 | Perssukma.id/Aura Adzra Salsabil

Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melakukan kegiatan Jumat bersih (Kerja Bakti), Jumat, 23 September 2022 di halaman Kampus Polinela. Hal ini dilakukandalam rangka memperingati Hari Bersih se-Dunia dan mendukung kelancaran kegiatan wisuda bagi Mahasiswa Polinela, Sabtu,24September 2022.

Kegiatan ini dimulai setelah apel mahasiswa pada pukul 07.30WIB, dimana mahasiswa diarahkan ke arah masing-masing tempat yang dipandu oleh Tim Kedisiplinan (Timdis) dari setiap program studi (prodi) untuk membersihkan halaman Kampus Polinela, titikutama berlokasi di Lapangan Utama Polinela.

Hal ini mengacu pada Surat Edaran (SK) No. 3275/PL15/KP/2022 yang disebar luaskan melalui media onlinetentang himbauan bagi seluruh mahasiswa untuk dapatmelakukan kegiatan kerja  bakti.

Menanggapi soal kegiatan ini Muhammad Nazar selaku Mahasiswa Prodi Akuntansi Perpajakan mengatakan, bahwasanya kegiatan cukup bagus, berjalan dengan lancar, namun perlu adanya evaluasi. “Kalau menurut saya, kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bagus, karena dapat menumbuhkan rasa jepedulian kampus melaluikegiatan bersih-bersih, hanya saja masih banyak mahasiswa yangkurang aktif dalam menjalankan kegiatan ini. Intinya, saya setuju dengan kegiatan ini, namun ada baiknya untuk ke depannya semogabanyak mahasiswa yang aktif, turut andil dalam kegiatan bersih-bersih ini,” tutur Nazar.

Sama halnya dengan Nazar, Fitri Mareta selaku Dosen sekaligus Timdis Akuntansi Perpajakan mengatakan, adanya kegiatan bersih-bersih ini merupakan hal positif. “Langkah yang tepat untuk membersihkan lingkungan kampus yang terlihat kotor, dan juga kegiatan ini bermaksud agar acarawisudawan/wisudawati pada Sabtu, 24 September itu dapat terlihat nyaman dipandang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwasanya pada kegiatan kali ini masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. “Banyaknya mahasiswa membuat Timdis kewalahan, sehingga menyebabkan segelintir mahasiswa pasif untuk membersihkan lingkungan kampus . Selaintidak kondusif, banyak mahasiswa yang ingin membersihkan sekitar lapangan itu mengeluhkan soal sapu, dan serokan, karena dari Timdis itu sendiri tidak menyediakan fasilitas seperti itu yangmenyebabkan kegiatan sedikit terhambat,” ujar Fitri.

Timdis Akuntansi Perpajakan itu berharap, agar ke depannya kegiatan ini dapat berlanjut. “Harapannya kegiatan kerja bakti ini bisa terus berlanjut, dan juga perlunya peningkatan dalam fasilitas alat untuk bersih-bersih agar kegiatan tersebut dapat berjalandengan kondusif,” tutupnya.(*)

Penulis : Prasastia Romanda, Aura Adzra Salsabil

Penyunting : Shindy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

36 − = 31