Pembekalan PKN Polinela Bersama Perwakilan Pemda dan PT. Bukit Asam

Suasana Acara Pembekalan PKN Polinela Bersama Perwakilan Pemda dan PT. Bukit Asam di Gedung Serbaguna (GSG) Polinela, Kamis, 04 Agustus 2022 | Perssuka.id/Rima Oktaviyana

Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan dan pelaporan Pratik Kerja Nyata (PKN), Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menggelar sosialisasi Praktik Kerja Lapangan untuk mahasiswa terkait pelaksanaan dan pelaporan PKN, Kamis, 04 Agustus 2022 di Gedung Serbaguna (GSG) Polinela.

Dalam acara pembekalan PKN, Terdapat beberapa sesi, yaitu sesi pagi pembukaan dan pengarahan oleh Direktur Polinela, lalu dari Pemerintah Daerah (Pemda) yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Perternakan, serta perwakilan dari PT. Bukit Asam. Tidak hanya itu, penjelasan tata tertib secara menyeluruh serta sesi tanya jawab juga dilaksanakan pada sesi ini, sedangkan sesi siang pembekalan lebih tertuju pada pembimbing untuk pemantapan program PKN yang akan dilakukan.

Bacaan Lainnya

Dwi Puji Hartono, Wakil Direktur 1 menjelaskan, bahwa PKN ini merupakan kewajiban yang dituangkan ke dalam kurikulum untuk program Mahasiswa Sarjana Terapan yang dilakukan per kelompok yang beranggotakan 6 sampai 10 orang yang di gabung dari beberapa program studi (prodi). “Dilakukan sesuai kurikulum di semester 6, namun pelaksanaannya kita lakukan pada saat libur akademik seperti itu. Secara total yg mengikuti PKN pada tahun ini sebanyak 373 orang. PKN ini dilakukan per kelompok yang berjumlah 6 sampai 10 orang setiap kelompok yang merupakan gabungan dari 10 prodi, karena PKN Polinela bersifat tematik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa terdapat 3 pembagian kegiatan tempat untuk mahasiswa melakukan PKN. ”Untuk tempat, kebetulan tahun ini ada di 3 kegiatan. Untuk PKN-nya, kita bekerja sama dengan Pemda Pesawaran, ada di 3 kecamatan 13 desa tempatnya. Lalu ada kerjasama dengan PT Bukit Asam di kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan, untuk kerja sama dengan PT. Bukit Asam ini kita di tempatkan di wilayah yang menjadi binaan PT. Bukit Asam, dan satu lagi Pesantren Darul Iman,” tuturnya.

Dengan dilaksanakannya kegiatan pembekalan ini, Wakil Direktur 1 berharap, dengan mengikuti kegiatan PKN ini dapat menambah wawasan, terutama dalam bersosialisasi agen pembaharuan bagi masyarakat. “PKN ini adalah pembelajaran bagi mahasiswa untuk lebih mendalami proses sosial yang ada di masyarakat dan menjadi agen-agen yang ada di masyarakat,” ujarnya

Salah satu Mahasiswa Prodi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) yang akan mengikuti PKN, Reza Mahendra beranggapan, bahwa pembekalan ini cukup membantu mahasiswa. “Pembekalan ini dapat memberikan mekanisme yang baru untuk memberikan informasi kepada mahasiswa semester 6, untuk menyiapkan bagaimana regulasi sistem dan mekanisme sebelum PKN,” ungkapnya.

Reza juga beranggapan, bahwa pada pembekalan ini mahasiswa sangat antusias. “Mahasiswa yang mengikuti pembekalan ini sangat luar biasa dan antusias. Hal ini dibuktikan dari beberapa pertanyaan yang dilontarkan, salah satunya ada desa yang keberatan karena di desa tersebut terdapat sektor yang misalnya dari segi persiapan fasilitas itu tidak sesuai dengan harga. Jadi, misalnya salah satu desa tersebut mewajibkan satu orang untuk membayar sebesar satu juta rupiah dan itu sangat keberatan sekali, karena di samping itu kita juga memiliki penelitian untuk membutuhkan biaya yang lebih,” ungkapnya.

Mahasiswa Prodi TRKI itu berharap, untuk peningkatan intensif seperti model sinergis terhadap semua badan yang terkait sehingga untuk pemaparan itu lebih jelas. Ia juga memberikan saran pembekalan ke depannya agar LCD-nya lebih besar lagi agar kelihatan jelas sampai ke belakang. “Untuk fasilitas yang kita tahu itu sampai belakang, sedangkan fasilitas LCD dan sebagainya kecil sekali, jadi tidak memungkinkan untuk kita melihatnya sebagaimana mestinya. Itu mungkin bisa menjadi perhatian untuk ke depannya,” tutupnya.(*)

Penulis: Rima Oktaviyana, Abdurrahman Irfan
Penyunting: Novri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

60 + = 66