Minim penjagaan, Keamanan GKB jadi Sorotan

Area Lahan Parkir Motor di Gedung Kuliah Bersama, Jumat, 14 April 2023 | Perssukma.id/Ardila Karisma

Gedung Kuliah Bersama (GKB)  Politeknik Negeri Lampung (Polinela) yang diresmikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Dr. Ir. Kiki Yuliati M.Sc. pada tanggal 1 April 2023. Kini sudah digunakan secara aktif oleh mahasiswa sebagai tempat pembelajaran.

GKB mulai aktif digunakan namun tidak diiringi dengan keamanan dan parkir yang jelas. Saat  ini, lahan parkir yang digunakan masih lapangan depan GKB yang luas dan tidak ada Pos Satuan Pengamanan (Satpam) untuk pengecekan keluar masuknya kendaraan termasuk kartu parkir yang belum tersedia.

Bacaan Lainnya

Keamanan di gedung ini dijaga oleh Satpam yang beranggotakan tiga. Den Rahayu, Komandan Regu (Danru) yang ditugaskan di GKB mengatakan bahwa. “Ada tiga keamanan yang ada di gedung baru ini satu pos jika lengkap bisa terdiri dari 2 penjaga keamanan untuk mengatur kendaraan mahasiswa yang masuk kedalam area gedung baru supaya rapi dan tidak berantakan. Dan untuk pos sekarang ini masih di dalam gedung, jadi kalau mahasiswa masuk kelas kita memantau dari depan gedung ini,” ujarnya.

Selain itu, Den Rahayu juga mengatakan bahwa parkir di GKB tidak mengunakan kartu parkir karena parkir ini belum resmi. “Untuk kartu parkir di gedung baru ini belum jelas, karena kita parkirnya belum resmi,” lanjutnya.

Keamanan ini dinyatakan belum diterapkan secara baik, dibuktikan oleh barang mahasiswa yaitu helm yang hilang di parkiran motor GKB. “Iya benar helm saya hilang, dan menurut saya keamanan di GKB sangat kurang baik, karena Satpamnya menunggu hanya saat pagi saja dan tidak ada CCTV yang menghadap ke parkiran,” kata Alldo Prawidi selaku Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknologi Perbenihan.

Tak hanya itu, Alldo Prawidi juga mengatakan bahwa respon yang diberikan Satpam kepada pelapor masih kurang baik. “Sudah saya laporkan ke Satpam terdekat yang menjaga, namun responnya kurang baik seperti menyepelekan dan tidak peduli dan sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” ujarnya.

Berbeda dengan Alldo, Den Rahayu mengatakan bahwa menyatakan ketika ada pelaporan perihal kehilangan akan tetap di proses. “Selagi orangnya lapor, pasti akan kami proses,” tuturnya.

Melalui kejadian ini Alldo berharap agar keamanan dapat ditingkatkan lagi. “Untuk kemananan di GKB ditingkatkan lagi, mengingat kejadian kehilangan di Polinela tidak terjadi hanya sekali namun sudah banyak, dan saya juga berharap agar ada Satpam yang menjaga di luar selama jam perkuliahan,” harapnya.

Den Rahayu juga berharap agar mahasiswa bisa mengikuti perintah satpam dengan menata rapih kendaraannya. “Untuk mahasiswa masalah parkir mahasiswa masih bandel, kalo tidak diatur semau-maunya sehingga kendaraannya bertumpukan dan susah keluar,” tutupnya.(*)

Penulis : Runi Widiasih, Siti Marwiyah
Penyunting : Yesha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 ÷ 19 =