Kuliah di luar, Prodi PW jadi Volunteer Mangrove Cuku Nyinyi

Persiapan Program Kuliah Lapangan di Wisata Mangrove Cuku Nyinyi, Minggu 14 Mei 2023 | Perssukma.id/Runi Widiasih

Mahasiswa Program Studi (Prodi Perjalanan Wisata (PW) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menjadi volunteer pada salah satu destinasi wisata yang terletak di Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran yakni Mangrove Cuku Nyinyi pada Minggu, 14 Mei 2023. Acara ini merupakan program kuliah lapangan yang diperuntukan untuk mahasiswa yang mendapatkan mata kuliah Tata Kelola Objek Wisata, khususnya mahasiswa kelas B angkatan tahun 2022.

Kegiatan ini bertujuan agar Mahasiswa Prodi PW memiliki pangalaman dalam bidang pariwisata, khususnya tentang tata cara mengelola, mengkreasikan suatu kegiatan, menghadapi customer dan pelanggan, serta lebih paham akan kendala yang nantinya akan dihadapi saat berada di lapangan. “Biasanya kalo kita turun ke lapangan kita bisa lebih tau kendalanya dan merasakan atmosfer yang berbeda dengan teori di kelas,” ucap Arief Nugroho, salah satu Dosen Prodi PW

Bacaan Lainnya

Andi Sofyan, Pengelola Eko Wisata Mangrove Cuku Nyinyi, menanggapi dengan baik dengan hadirnya program ini. “Program volunteer dari Mahasiswa Perjalanan Wisata sebagai ajang mempromosikan pariwisata di Lampung serta diharapkan dapat membantu dalam memberikan gagasan, ide, dan juga ilmu yang telah didapatkan di bangku perkuliahan sehingga nantinya dapat bersinergi dengan keadaan yang ada di lingkungan wisata Mangrove Cuku Nyinyi,” tuturnya.

Ia juga berharap dengan adanya program volunteer ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. “Harapannya satu yang terpenting yaitu bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, dan juga hutan mangrove semakin terjaga dan terlindungi,” ujar Arief.

Najwa Intan Azkana, salah satu Mahasiswa Prodi PW merasa sangat beruntung karena tidak semua orang bisa menjadi bagian volunteer sekaligus membantu secara langsung dan menjadi bagian dari pengelola desa wisata Mangrove Cuku Nyinyi. Ia berharap program volunteer ini dapat berjalan dengan lancar. “Harapan saya apa yang kami rencanakan dan kami inginkan terhadap desa wisata Cuku Nyinyi ini dapat terlaksana semua dengan baik, lalu meninggalkan ilmu serta kenangan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar desa Cuku Nyinyi terutama kepada para pengelola desa wisata tersebut,” tambahnya. (*)

Penulis : Mafruhatul Unaefah , Runi Widiasih

Penyunting : Asti Ananta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × = 20